Rangkuman Pertemuan 1 - 14
PERTEMUAN 1 Pengenalan Jaringan Komputer
Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah hubungan dua buah device ataupun lebih yang digunakan untuk berkomunikasi diantara device tersebut dengan bantuan media transmisi, baik menggunakan kabel maupun menggunakan wireless.
Komponen Pembentuk Jaringan
- End Device
- Perantara Perangkat Jaringan
- Media Transmisi
Media Jaringan
- Jenis Kabel Jaringan
- Unshielded Twisted-Pair Cable (UTP)
- Shielded Twisted-Pair Cable (STP)
- Coaxial Cable
- Copper Media Safety
- Kabel Rollover
- Kabel Fiber-Optic
- Media Wireless
- Wi-Fi
- Bluetooth
- WiMax
Jenis Jenis Jaringan Komputer
- PAN (Personal Area Network)
- LAN (Local Area Network)
- MAN (Metropolitan Area Network)
- WAN (Wide Area Network); dll
Manfaat Jaringan Komputer
- Pembelajaran
- Presentasi
- Kerja
- Bermain
Ancaman Keamanan Jaringan Komputer
- Virus, Worm, dan Trojan Horse
- Spyware dan Adware
- Serangan Zero-Day atau Zero-Jam
- Serangan Hacker
- Intersepsi Data dan Pencurian
- Pencurian Identitas
Solusi Keamanan Jaringan Komputer
- Antivirus dan Antispyware
- Filtering Firewall
- Sistem Firewall Khusus
- Access Control List (ACL)
- Intrusion Preventation System (IPS)
- Virtual Private Network (VPN)
PERTEMUAN 2 IP Address dan Subnetting
IP Address
IP Address merupakan alamat dari sebuah komputer yang dibentuk oleh sekumpulan bilangan biner sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 bagian. IP Address yang digunakan untuk keperluan LAN atau Intranet disebut dengan IP Address Local. Sedangkan IP Address yang digunakan untuk keperluan Internet disebut IP Address Public.
Pembagian Kelas IP Address
Struktur IP Address
- Network dan Host
- Subnet Mask
- Panjang Prefiks
Jenis IP Address
- IP Private
- Alamat private tidak disalurkan melalui internet
- Alamat Private:
- 10.0.0.0/8 atau 10.0.0.0 to 10.255.255.255
- 172.16.0.0/12 atau 172.16.0.0 untuk 172.31.255.255
- 192.168.0.0/16 atau 192.168.0.0 ke 192.168.255.255 - IPv4 Address
- Loopback
127.0.0.0/8 atau 127.0.0.1 ke 127.255.255.254 - Link-Lokal atau IP Private Automatic Addressing (APIPA)
169.254.0.0/16 atau 169.254.0.1 ke 169.254.255.254
IP Address Kelas A
IP Address Kelas A dapat dituliskan sebagai berikut
N : Menerangkan Sebagai Network
H : Menerangkan Sebagai Host
IP Address Kelas B
IP Address Kelas B dapat dituliskan sebagai berikut
N : Menerangkan Sebagai Network
H : Menerangkan Sebagai Host
IP Address Kelas C
IP Address Kelas C dapat dituliskan sebagai berikut
N : Menerangkan Sebagai Network
H : Menerangkan Sebagai Host
Subnetting
Penggunaan Subnetting dapat menentukan besarnya jumlah client yang dapat mengakses ke dalam sebuah jaringan komputer.
Subnetting Kelas C
IP Address Kelas C merupakan alamat IP yang paling popular digunakan dalam melakukan konfigurasi IP Address. IP Address Kelas C dimulai dengan subnet default 255.255.255.0 dan diakhiri sampai 255.255.255.252 atau dari /24 - /30. Dengan rumus:
PERTEMUAN 3 Perangkat Jaringan
Perangkat Jaringan
Dalam membangun sebuah jaringan komputer yang lebih besar terdapat beberapa device yang harus digunakan seperti:
- HUB
HUB biasanya dipilih sebagai perangkat perantara dalam jaringan LAN yang sangat kecil dimana bandwidth pengguna tidak mengalami masalah. Namun, dalam perkembangan jaringan saat ini, HUB telah digantikan oleh Switch. - Switch
Perangkat Switch dapat membagi beberapa segmen collision domain dan menyediakan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan HUB. - Access Point
Sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote. - Router
Router sering digunakan untuk menghubungkan beberapa network yang berbeda. Router merupakan perangkat utama yang digunakan untuk menghubungkan jaringan LAN, WAN, dan WLAN.
PERTEMUAN 4 Instalasi Media Transmisi Jaringan
Pembuatan Jaringan Sederhana
Terdapat beberapa alat yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer sederhana:
- Laptop / Komputer / End Device
- Media Transmisi
- Perangkat Jaringan
Jaringan Sederhana merupakan jaringan komputer yang terdiri dari dua atau beberapa komputer, dimana setiap station atau komputer yang terdapat di dalam lingkungan jaringan tersebut bisa saling berbagi (Peer to Peer).
Peralatan Instalasi Pembuatan Jaringan Sederhana
- Crimping Tool
- Memotong Kabel
- Melepas Pembungkus Kabel
- Memasang Konektor - LAN Tester
Melihat koneksi antarkabel, apakah pin-pin yang terkoneksi sesuai dengan konfigurasi.
PERTEMUAN 5 Topologi Jaringan
Defenisi Topologi Jaringan
Topologi jaringan komponen merupakan suatu teknik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan.
Setiap topologi jaringan komputer memiliki perbedaan:
- Berbeda darisegi kecepatan pengiriman data
- Biaya pembuatan
- Serta kemudahan dalam proses maintenance-nya.
Klasifikasi Topologi Jaringan
- Physical Topology
Topologi yang menggambarkan penempatan node jaringan dan koneksi fisik di antara jaringan komputer. - Logical Topology
Topologi yang menggambarkan jalur yang dilewati oleh sebuah paket data disaat mereka melalui suatu jaringan dan diatur oleh protokol yang digunakan oleh data tersebut. - Signal Topology
Menggambarkan jalur yang dilalui suatu sinyal disaat mereka melintasi jaringan.
Jenis-Jenis Topologi Jaringan
1. Topologi Ring
2. Topologi Dual Ring
3. Topologi Bus
4. Topologi Star
5. Topologi Mesh
6. Topologi Tree
7. Topologi Hybrid
PERTEMUAN 9 Switching
Definisi Switching
Dari segi fungsi dasarnya, switch dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
- Switch Unmanaged
- Switch Managed
Perbandingan Switch Manageable dan Unmanageable
Switch Managed merupakan jenis switch yang memiliki fitur-fitur handal yang mampu mendukung kinerja switch dalam jaringan komputer.
Switch Unmanaged hanya memiliki kemampuan untuk meneruskan data saja dan tidak dapat melakukan pengaturan.
Switch Unmanage umumnya dapat langsung dipakai, tidak bisa dikonfigurasi (plug and play). Sedangkan Switch Manage bisa dikonfigurasi dikarenakan umumnya memiliki IP Address.
Switch Unmanage umumnya lebih murah dari Switch Manage.
PERTEMUAN 10 Routing
Router
Router merupakan komputer khusus yang memiliki komponen yang diperlukan untuk beroperasi, komponen yang diperlukan pada router adalah:
- Central Processing Uni (CPU)
- Sistem Operasi (OS) - Router menggunakan Cisco IOS
- Memori dan Penyimpanan (RAM, ROM, NVRAM, Flash, Harddrive)
Fungsi Router
Router bertanggung jawab untuk melakukan routing lalu lintas antarjaringan.
Memori Router
Gateway
Gateway (Gerbang Jaringan) adalah suatu perangkat yang menghubungkan jaringan komputer yang satu atau lebih jaringan komputer dengan media komunikasi yang berbeda sehingga informasi pada saat jaringan komputer dialihkan akan berbeda dengan media jaringan yang berbeda.
PERTEMUAN 11 Seven Layers OSI
Layer OSI
Physical Layer
Tujuan dari Physical Layer untuk Menghubungkan ke Lapisan Data Link
Data Link Layer
- Data Link Sublayer
- LLC berkomunikasi dengan lapisan jaringan
- MAC mendefinisikan media akses proses
- Standar Data Link Layer
- IEEE
- ITU
- ISO
- ANSI
Network Layer
- IPv4
- IPv6
Transport Layer
- Peran Transport Layer
- Membangun komunikasi antara dua aplikasi dan memberikan data di antara mereka.
- Memberikan dukungan aliran data, kontrol Flow, Multiplexing.
- Kendala Transport Layer
- Dua protokol yang tersedia: TCP dan UDP.
- TCP mendukung kehandalan sementara UDP tidak.
- TCP biasanya digunakan untuk:
- Database
- Web Browser
- Mail, dll
- UDP biasanya digunakan untuk:
- Live Audio
- Video Streaming
- VoIP, dll
Application, Presentation, Session
- Application Layer
- Lapisan yang paling dekat kepada pengguna.
- Yang termasuk Protokol Application Layer adalah: HTTP, FTP, TFTP, DNS.
- Presentation dan Session Layer
- Format data, kompres dan mengenkripsi data
- Umumnya digunakan untuk video termasuk QuickTime dan Motion Picture Experts Group (MPEG)
- Format gambar grafis umum adalah: GIF, JPEG, PNG
- Session Layer menciptakan dan mempertahankan dialog antara sumber dan tujuan aplikasi
PERTEMUAN 12 Pembuatan Jaringan Sederhana
Langkah-Langkah Pengerjaan
- Praktek ini berdasarkan pertemuan 6 - 9
- Sebagai berikut
1. Navigating the IOS
2. Configuring Initial Switch Setting
3. Configuring Initial Router Setting
4. Connect a Router to a LAN
PERTEMUAN 13 Routing Fundamental
Routing Protocol
Router Memilih Jalur Terbaik
- Router menggunakan protokol routing statis dan dinamis untuk melakukan remote dan membangun tabel routing mereka.
- Router menggunakan tabel routing untuk menentukan jalur terbaik untuk mengirim paket.
- Metrik adalah nilai yang digunakan untuk mengukur jarak ke jaringan tertentu.
- Jalur terbaik ke jaringan adalah jalan dengan metrik terendah.
- Routing Information Protocol (RIP) - Hop Count
- Open Shortext Path First (OSPF) - Berdasarkan Bandwidth kumulatif dari sumber ke tujuan
- Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) - Bandwidth, delay, load dan reliability
Load Balancing
Ketika router memiliki dua atau lebih jalur ke tujuan dengan metrik yang sama, maka router meneruskan paket menggunakan kedua jalur yang sama:
- Load Balancing dapat meningkatkan kinerja jaringan.
- Load Balancing dapat dikonfigurasi untuk menggunakan kedua protokol routing dinamis dan statis
Routing Static
Routing static dan default routing static dapat dilakukan setelah interface yang terkoneksi ditambahkan ke dalam tabel routing:
- Routing Static dikonfigurasi secara manual
- Routing Static harus diperbarui secara manual jika topologi berubah
- Mengkonfigurasi Routing Static ke dalam jaringan tertentu menggunakan perintah ip route network mask {next-hop-ip | exit-intf}
- Mengkonfigurasi default routing static menggunakan perintah ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 {exit-lintf | next-hop-ip}
Default Routing Static
Routing Static
Routing Dinamis
- Routing dinamis digunakan oleh router untuk berbagi informasi tentang reachability dan status jaringan jarak jauh
- Digunakan untuk memelihara dan memperbaharui tabel routing mereka secara otomatis
Protokol Routing Dinamis IPv4
Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv4 termasuk:
- EIGRP - Enhanced Interior Gateway Routing Protocol
- OSPF - Open Shortest Pat First
- IS-IS - Intermediate System-to-Intermediate System
- RIP - Routing Information Protocol
Protokol Routing Dinamis IPv6
Router Cisco dapat mendukung berbagai protokol routing dinamis IPv6 termasuk:
- RIPng (RIP generasi berikutnya)
- OSPFv3
- EIGRP untuk IPv6














